Minsel,teropongnusantara.com — Dinas Perhubungan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) turut ambil bagian dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Samrat 2026 yang digelar oleh Polres Minahasa Selatan dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Keterlibatan Dinas Perhubungan diawali dengan partisipasi dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Operasi Ketupat tingkat nasional pada Senin, 2 Maret 2026, sebagai upaya sinkronisasi kebijakan dan langkah strategis pengamanan transportasi selama periode mudik Lebaran.
Selanjutnya, Dishub Minsel juga mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Samrat 2026 yang dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026, di halaman Mapolres Minahasa Selatan.
Kapolres Minsel, AKBP David Candra Babega, S.I.K., M.H, dalam amanatnya menegaskan pentingnya sinergitas lintas sektoral dalam mendukung kelancaran dan keamanan perayaan Idul Fitri.
Kepala Dinas Perhubungan Minsel, Verra Y. Lasut, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mendukung kelancaran arus lalu lintas selama operasi berlangsung.
“Kami fokus pada pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan, pengawasan angkutan umum, serta mendukung operasional pos pengamanan terpadu bersama Polri dan instansi terkait,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Samrat 2026 yang berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, Dinas Perhubungan menurunkan personel untuk bertugas di sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan.
Tercatat sebanyak 5 pos pengamanan dan pelayanan didirikan di wilayah Minsel, yang tersebar di beberapa titik strategis, antara lain yaitu, Amurang (jalur utama dan pusat aktivitas masyarakat), Tumpaan (jalur padat kendaraan), Maruasey (akses penghubung antar wilayah), Kapitu (wilayah perbatasan dan jalur alternatif), Pelabuhan Penyeberangan Amurang (Wilayah Kantor Dinas Perhubungan)
Pada pos-pos tersebut, petugas Dinas Perhubungan bersinergi dengan unsur Polri, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Dinas Kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Adapun peran Dinas Perhubungan meliputi pengaturan arus lalu lintas, pemasangan rambu sementara, pengawasan operasional angkutan umum, serta dukungan terhadap keselamatan pengguna jalan.
Selain itu, Dishub juga melakukan pemantauan intensif pada jalur Trans Sulawesi yang melintasi wilayah Minahasa Selatan, sebagai jalur utama mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.
Dengan keterlibatan aktif dalam Operasi Ketupat Samrat 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Minahasa Selatan berharap dapat mendukung terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan nyaman. (**)